Jakarta (ANTARA) - Klub BRI Super League Persija Jakarta resmi mengumumkan berpisah dengan gelandang Hanif Sjahbandi pada masa libur kompetisi ke peralihan musim 2026/2027.
Dikutip dari rilis yang diterima di Jakarta, Rabu, kebersamaan Persija Jakarta dan Hanif Sjahbandi berakhir setelah kedua belah pihak sepakat mengakhiri kerja sama lebih cepat.
Sebenarnya Hanif Sjahbandi masih memiliki kontrak bersama Persija Jakarta hingga Juli 2027, namun keputusan berpisah harus diambil oleh kedua belah pihak.
Presiden Persija Jakarta Mohamad Prapanca menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi Hanif selama empat musim berseragam Macan Kemayoran.
Prapanca juga turut memuji disiplin, etos kerja dan mentalitas pejuang yang selalu ditunjukkan oleh Hanif ketika melakoni latihan dan pertandingan bersama Persija Jakarta.
"Kami bangga pernah berjalan bersama Hanif, seorang pemain yang selalu menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi dalam setiap perjuangannya," ujar Prapanca.
"Namun, saat ini kami telah memilih jalan masing-masing. Dengan reputasi positif yang ia miliki, kami percaya Hanif akan terus berkembang dan kembali bersinar di klub barunya," kata dia.
Selama empat musim berseragam Persija Jakarta, Hanif menghadirkan warna tersendiri dalam komposisi tim, bahkan, ia tidak hanya berperan sebagai gelandang, tetapi juga kerap ditempatkan sebagai bek dan mampu menjalankan perannya dengan baik.
Pada musim perdananya di Liga 1 Indonesia 2022/2023, pemain kelahiran Bandung, 7 April 1997 tersebut tampil sebanyak 28 kali dengan catatan satu gol dan satu assist.
Pada musim berikutnya, kontribusinya meningkat dengan torehan tiga gol dan tiga assist dari 26 penampilan. Performa konsisten itu berlanjut pada musim 2024/2025, ketika ia tampil 33 kali dan mencetak dua gol.
Sementara itu, pada musim terakhirnya di Super League 2025/2026, ia harus lebih banyak menepi akibat cedera lutut, sehingga hanya mencatatkan 11 penampilan dengan kontribusi tiga assist.
Baca juga: STY buka kemungkinan bawa anak-anak asuhnya di timnas ke Persija
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·