Kedutaan Besar Italia di Teheran Kembali Dibuka Akhir Pekan Ini

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kedutaan Besar Italia di Teheran dijadwalkan kembali beroperasi pada Jumat (19/6) setelah menghentikan aktivitasnya selama lebih dari tiga bulan akibat eskalasi perang di Timur Tengah. Pemulihan operasional ini menandai kembalinya para diplomat Italia ke ibu kota Iran.

Keputusan pembukaan kembali kantor diplomatik tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani di hadapan parlemen. Kebijakan pemulihan ini diambil setelah situasi keamanan dinilai mulai menunjukkan perkembangan positif, seperti dilansir dari Detikcom.

"Kedutaan kami di Teheran akan membuka kembali pintunya pada hari Jumat," kata Menteri Luar Negeri Antonio Tajani.

Sebelumnya, langkah penyelamatan staf diplomatik sempat diambil oleh pemerintah Italia pada awal Maret lalu. Penutupan sementara dan evakuasi seluruh personel ke Azerbaijan dilakukan menyusul dimulainya serangan udara oleh Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran.

Kementerian Luar Negeri Italia kini memastikan bahwa seluruh jajaran diplomatik akan segera kembali bertugas di Iran. Pemulihan ini menjadi bagian dari langkah strategis Italia di kawasan tersebut.

"Duta Besar kami akan kembali ke ibu kota Iran bersama semua diplomat dan pejabat kementerian luar negeri kami," kata Tajani.

Menteri Luar Negeri Italia juga menambahkan bahwa situasi di kawasan tersebut masih membutuhkan penanganan yang sangat berhati-hati. Kendati demikian, adanya komunikasi yang berjalan memberikan harapan baru bagi stabilitas kawasan.

"Di wilayah yang kompleks seperti Timur Tengah, kehati-hatian sangat penting. Namun, untuk pertama kalinya, setelah berminggu-minggu perang dan negosiasi yang tersendat, secercah perdamaian yang nyata mulai muncul," katanya.

Kembalinya aktivitas diplomatik Italia ini bertepatan dengan momentum penting diplomasi internasional. Pekan ini, Amerika Serikat dan Iran telah menyepakati kerangka perjanjian untuk menghentikan perang di Timur Tengah yang rencananya diresmikan di Swiss pada hari Jumat mendatang.