Hakim AS Batalkan Dakwaan Kasus Pelanggaran Sanksi Iran oleh Halkbank

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Sebuah kasus hukum pidana besar yang melibatkan lembaga keuangan asal Turki resmi dihentikan oleh otoritas hukum Amerika Serikat. Hakim federal AS, Richard Berman, menandatangani perintah pembatalan tuntutan terhadap Turkiye Halk Bankasi atau Halkbank atas dugaan keterlibatan dalam skema pelanggaran sanksi terhadap Iran, setelah bank tersebut menyelesaikan tinjauan kepatuhan menyeluruh. Langkah hukum ini diambil setelah adanya permintaan resmi "nolle prosequi" dari pihak kejaksaan.

Penghentian perkara tersebut diajukan langsung oleh Jaksa AS Jay Clayton yang berwenang dalam penanganan kasus hukum institusi asing tersebut, seperti dilansir dari Detikcom pada Rabu (17/6/2026). Persoalan hukum ini bermula ketika Departemen Kehakiman AS melayangkan dakwaan pidana kepada Halkbank pada tahun 2019. Pihak berwenang menuduh bank milik pemerintah Turki itu memfasilitasi pencucian uang bernilai miliaran dolar yang berasal dari penjualan minyak dan gas alam Iran, tindakan yang dinilai melanggar sanksi ekonomi terhadap Teheran.

Dalam berkas perkara awal, institusi keuangan tersebut menghadapi enam dakwaan berat termasuk penipuan, pencucian uang, dan konspirasi pelanggaran sanksi global. Departemen Kehakiman AS bahkan sempat mengategorikan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Halkbank sebagai salah satu bentuk pembangkangan sanksi paling serius yang pernah mereka tangani.

Titik balik kasus ini terjadi pada Maret lalu, ketika tercapai kesepakatan penangguhan penuntutan antara Departemen Kehakiman AS dengan pihak bank. Melalui perjanjian tersebut, tuntutan pidana disepakati akan dianulir secara total jika Halkbank berhasil membuktikan pembenahan kepatuhan internal mereka. Selain faktor kepatuhan perbankan, aspek geopolitik juga turut memengaruhi keputusan penegak hukum Amerika Serikat. Otoritas AS mengungkapkan adanya peran serta dan bantuan dari pemerintah Turki dalam memfasilitasi pembebasan sandera Israel di Gaza, serta upaya perwujudan gencatan senjata di wilayah konflik Palestina.

Proses pembersihan nama Halkbank ini diperkuat oleh dokumen setebal 12 halaman yang diajukan bersama kepada hakim pada 10 Juni lalu. Melalui surat yang juga ditandatangani oleh tim penasihat hukum bank, dinyatakan bahwa seluruh komitmen perbaikan telah dipenuhi secara penuh. "telah terpenuhi," kata Clayton.

Guna memenuhi parameter ketat dalam perjanjian penangguhan penuntutan, manajemen Halkbank menunjuk Ernst & Young afiliasi Turki untuk melakukan audit independen. Firma akuntansi tersebut bertugas memeriksa seluruh program kepatuhan dan memastikan tidak ada transaksi berjalan yang mengalir ke entitas atau warga negara Iran. Berdasarkan laporan akhir audit keuangan tersebut, sistem baru perbankan dinilai sudah berjalan sesuai regulasi internasional.

Pemeriksaan komprehensif dari lembaga auditor independen tersebut memastikan tidak ditemukan adanya pelanggaran baru. "tidak ada temuan ketidakpatuhan," kata surat itu.