STIK Wisuda 289 Perwira Polri untuk Perkuat SDM Bhayangkara

Sedang Trending 4 jam yang lalu

Sebanyak 289 perwira Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi lulus dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian pada Rabu, 17 Juni 2026, sebagai langkah strategis memperkuat kualitas sumber daya manusia institusi Bhayangkara. Para wisudawan tersebut menyelesaikan pendidikan dari program S1 Ilmu Kepolisian, S2 Magister Ilmu Kepolisian, hingga jenjang S3, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Peningkatan kompetensi personel ini dilakukan agar seluruh jajaran kepolisian mampu mengintegrasikan pendekatan ilmiah ke dalam pelaksanaan tugas lapangan sehari-hari. Kalemdiklat Polri Komjen Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak menegaskan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan bagi para perwira tersebut.

"Ini adalah bagian dari upaya Polri untuk terus meningkatkan kemampuan, pengetahuan seluruh personil SDM Polri untuk bisa mampu dan dapat memahami serta melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya melalui pendekatan keilmuan yang mereka ikuti selama program pendidikan di STIK Lemdiklat Polri ini," kata Komjen Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak, Kalemdiklat Polri.

Langkah pengembangan akademis di lingkungan kepolisian ini juga digulirkan guna merespons rekomendasi dari tim percepatan reformasi Polri yang tengah berjalan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menaruh harapan besar agar para lulusan ini dapat langsung menjawab berbagai ekspektasi dan kebutuhan masyarakat luas.

"Kita berharap ini bagian dari tindak lanjut dari rekomendasi tim percepatan reformasi Polri yang terus bergulir dan merupakan arah dan bijak Bapak Kapolri untuk terus mendorong para SDM Polri khususnya pada siang hari ini di level perwira untuk memiliki pengetahuan, kapabilitas," imbuh Komjen Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak, Kalemdiklat Polri.

Selain berfungsi sebagai pusat pembelajaran akademik, lembaga pendidikan ini diarahkan untuk menjadi pusat pemecahan berbagai dinamika sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Penyesuaian kurikulum secara berkelanjutan mutlak diperlukan untuk melahirkan personel yang unggul di setiap tingkat kepangkatan.

"Tetapi menjadi sarana untuk menjadi alat untuk memahami berbagai permasalahan sosial melalui pendekatan ilmu yang mereka pelajari. Kemudian tadi Bapak Kapolri juga mengingatkan pentingnya untuk Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian terus beradaptasi dengan kebutuhan akan SDM Polri unggul sesuai dengan jenjang pendidikan yang diajarkan di lembaga ini," ungkap Komjen Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak, Kalemdiklat Polri.

Sebagai rencana jangka panjang, institusi kepolisian saat ini tengah mematangkan kajian untuk mentransformasikan STIK menjadi Universitas Kepolisian. Perubahan status ini direncanakan akan membuka kesempatan bagi masyarakat sipil untuk mendalami bidang ilmu keamanan.

"Oleh sebab itu, Bapak Kapolri tadi mengingatkan tentang bagaimana proyeksi ke depan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian harus beradaptasi dan mengembangkan diri melalui Universitas Kepolisian yang saat ini sedang kita bahas untuk dapat mengakomodir tidak hanya polisi, tetapi seluruh elemen masyarakat yang ingin mengenyam ilmu dan berkaitan dengan masalah-masalah keamanan bisa belajar di lembaga ini," ucap Komjen Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak, Kalemdiklat Polri.