Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) siap menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) 2026 di Medan, Sumut, pada September mendatang.
"Sumatera Utara ditetapkan oleh pemerintah Indonesia sebagai lokasi pertemuan tingkat menteri ke-32 IMT-GT 2026 di kawasan Asia Tenggara," ucap Kabag Kerja Sama Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sumut Ahmad Yamin dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Rabu.
Hal ini, lanjut dia, setelah penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah IMT-GT 2026, merupakan hasil keputusan 31st IMT-GT Ministerial Meeting di Trang, Thailand pada 4 September 2025.
Menurutnya, pertemuan kerja sama ekonomi subregional tersebut selama ini telah memberikan dampak nyata terhadap pengembangan ekonomi di kawasan regional.
Beberapa di antaranya, seperti pengembangan Kawasan Industri Sei Mangkei di Kabupaten Simalungun, dan kawasan Kaldera Toba yang mencakup wilayah Danau Toba dan sekitarnya.
"Penunjukan Sumut sebagai tuan rumah merupakan kesempatan besar untuk menghadirkan berbagai gagasan, dan proyek strategis yang dapat masuk dalam blueprint IMT-GT lima tahun ke depan," jelas Yamin.
Pihaknya berujar, bahwa forum kerja sama ekonomi subregional ini melibatkan Indonesia, Malaysia, dan Thailand dalam kerangka ASEAN tidak boleh dilewatkan.
"Momentum ini tidak boleh terlewat, karena menjadi peluang memperkuat daya saing Sumut di tingkat internasional,” ujar Yamin.
Ia juga menjelaskan, forum IMT-GT ini membahas berbagai program prioritas melalui delapan kelompok kerja, kemudian dirumuskan dalam cetak biru pembangunan ekonomi kawasan lima tahun mendatang.
Beberapa sektor yang menjadi fokus pembahasan meliputi pertanian dan agribisnis, pariwisata, produk dan layanan halal, serta infrastruktur dan transportasi.
Seluruh usulan proyek harus memiliki keterkaitan kepentingan bersama antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand, sehingga menciptakan manfaat yang saling menguntungkan.
"Ide proyek diajukan harus memiliki nilai manfaat bersama. Bukan hanya baik untuk Sumatera Utara atau Indonesia, tetapi juga memberikan keuntungan bagi Malaysia dan Thailand, sehingga tercipta kerja sama yang saling menguatkan,” kata Yamin.
Pihaknya juga berharap peran Sumatera Utara sebagai tuan rumah IMT-GT tahun ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas investasi, dan memperkuat sektor unggulan daerah.
"Kemudian, mendorong lahirnya berbagai proyek strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan secara berkelanjutan," papar Yamin.
Baca juga: Gubernur Sumut jajaki kerja sama PSEL Medan Raya dengan Finlandia
Pewarta: Muhammad Said
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·