Menhan minta siswa Seskoau perbanyak wawasan dan tingkatkan loyalitas

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meminta seluruh perwira TNI AU perkuat loyalitas serta meningkatkan kedisiplinan dalam belajar agar mampu beradaptasi terhadap perkembangan zaman.

Hal tersebut dikatakan Sjafrie saat memberikan pembekalan kepada Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan ke-64 Tahun Pendidikan 2026 di Kampus Seskoau, Lembang, Bandung, Jawa Barat, Rabu.

Sjafrie dalam siaran pers resmi Kemhan mengatakan, ke depan tantangan pertahanan yang mengancam negara akan semakin kompleks.

Kemampuan individual dan kecanggihan alat utama sistem senjata (alutsista) saja dinilai tidak cukup untuk memperkuat pertahan negara dari serangan fisik dan nonfisik.

Menurut dia, kunci untuk berperan dalam memperkuat pertahan negara yakni dengan memiliki jiwa nasionalisme tinggi dan berwawasan luas.

"Kekuatan pertahanan negara tidak hanya ditentukan oleh alutsista dan teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang disiplin, loyal, dan mampu berpikir strategis demi mewujudkan pertahanan negara yang tangguh dan modern," Kata Sjafrie seperti dikutip dalam siaran pers tersebut.

Melalui jiwa nasionalisme dan loyalitas yang tinggi, perwira akan mendorong dirinya untuk terus belajar tentang segala hal demi menciptakan strategi yang matang dalam menjaga pertahanan nasional.

Sjafrie menambahkan, Seskoau ini juga menjadi wadah yang tepat untuk para perwira TNI AU mengembangkan diri jadi individu yang berkualitas.

Dia berharap pemberian motivasi ini dapat memicu semangat para siswa Seskoau untuk terus belajar dan berinovasi demi memajukan TNI dalam memperkuat negara.

Baca juga: Indonesia berupaya bangun kerja sama militer dengan Jerman

Baca juga: Menhan ingatkan ASN Komcad waspadai pengaruh perusak birokrasi

Pewarta: Walda Marison
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.