Tangerang -
Indonesia menjadi negara pertama di dunia tempat peluncuran skuter listrik berteknologi self-balancing. Momen itu terjadi usai produsen skuter listrik Omoway meluncurkan skuter listrik pertama mereka berteknologi self-balancing, Omo X, di Tangerang, pada Senin (15/6).
"Indonesia adalah negara pertama di dunia di mana kami secara resmi memulai pengiriman (distribusi) Omo X, sepeda motor smart mewah pertama di dunia," kata General Manager Omoway Indonesia, Yulong Chen, di lokasi peluncuran Omo X.
Chen menjelaskan bahwa Omo X bukan sekadar produk baru, melainkan kategori baru, yang teknologinya benar-benar pionir di dunia. Memang jika bicara teknologi canggih self-balancing, pabrikan Jepang seperti Honda dan Yamaha sudah punya. Tapi yang benar-benar merealisasikannya jadi produk massal, baru Omoway.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami percaya bahwa inovasi bukan cuma dilihat kemudian hilang. Inovasi harus benar-benar ada dan bisa dipakai di kehidupan sehari-hari. Omo X adalah kepercayaan kami terhadap masa depan mobilitas," sambung Chen.
Tak tanggung-tanggung, Omoway mengembangkan langsung Omo X di Indonesia dengan berbasis riset pengguna di Pulau Jawa. Dana yang digelontorkan pun tak main-main, mencapai 10 juta dolar atau setara Rp 177 miliar.
"Dua tahun lalu kami keliling di Pulau Jawa untuk memahami bagaimana orang Indonesia menggunakan motor di dalam kehidupan sehari-hari. Dan tahun lalu kami bikin pre-launching Omoway di Jakarta," terang Chen.
"Waktu itu masih berupa ide, berupa prototipe. Dan hari ini, kami kembali dengan motor yang sama, yang siap dikirim ke konsumen. Ide telah menjadi realita," terang Chen.
Sebagai informasi, Omoway memasarkan Omo X dalam empat varian berbeda dengan harga berstatus on the road (OTR) Jabodetabek, yakni:
1. Omo X Smart: Rp 46,9 juta
2. Omo X Smart Long Range: Rp 51,9 juta
3. Omo X Balance: Rp 63,9 juta
4. Omo X Balance Pilot: Rp 76,9 juta
Khusus varian Smart serta Smart Long Range, harganya mendapatkan subsidi dari Omoway sebesar total Rp 7 juta. Kata Chen, subsidi tersebut berlaku sampai 31 Juli 2026.
(lua/dry)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·