Freeport komitmen kembangkan sektor pendidikan hingga ekonomi Mimika

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - PT Freeport Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan ekonomi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman bersama Pemerintah Kabupaten Mimika dan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK).

“Tujuannya (penandatanganan nota kesepahaman) tidak lain dan tidak bukan adalah untuk kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Mimika, khususnya Amungme, Kamoro, dan suku kerabat lainnya, dan yang bukan orang asli Papua yang ada di Mimika,” ujar Presiden Direktur PTFI Tony Wenas dalam acara penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Rabu.

Dalam kesempatan itu, terdapat tiga nota kesepahaman yang ditandatangani. Nota kesepahaman pertama ditandatangani oleh Pemerintah Kabupaten Mimika dengan PT Freeport Indonesia tentang pengembangan bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.

Nota kesepahaman kedua ditandatangani oleh Pemerintah Kabupaten Mimika dengan PT Freeport Indonesia tentang Perpanjangan MoU Pemanfaatan Tailing yang dihasilkan PTFI.

Selanjutnya adalah nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Pemerintah Kabupaten Mimika dengan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) di bidang pengembangan ekonomi, kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.

“Konsentrasi kami tentu saja adalah pendidikan, kesehatan, dan juga ekonomi yang berbasis desa, infrastruktur, dan lain sebagainya. Kami harapkan sinergi itu bisa terus kami lakukan bersama-sama,” kata Tony.

Terkait dengan penandatanganan nota kesepahaman tersebut, Bupati Mimika Johannes Rettob menyampaikan apresiasi kepada PTFI dan berharap agar kolaborasi yang berlangsung antara pemerintah daerah, Freeport, dan YPMAK bisa berlangsung dengan baik dan berkelanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak, apresiasi yang setinggi-tingginya atas niat baik di mana kita semua bisa bekerja bersama-sama,” ujar Johannes.

Dalam kesempatan tersebut, ia pun menyampaikan keinginan Pemda Mimika untuk bekerja sama dengan Freeport terkait riset kesehatan dasar, hingga bantuan pemberian beasiswa untuk pendidikan masyarakat Mimika.

“Dari riset kesehatan dasar kita bisa lihat bagaimana kita punya infrastruktur, ternyata orang sakit karena infrastrukturnya tidak baik, lingkungannya tidak baik, dan lain-lain. Pendidikan, ini juga persoalan kita. Hari ini kita tanda tangan tiga MOU dan ini luar biasa. Dan ini sesuatu yang saya kira harus kita dukung,” kata Johannes.

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.