Filipina Permudah Pekerja Migran Miliki Rumah dan Cairkan Tabungan

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Pemerintah Filipina resmi memperluas akses kepemilikan rumah bersubsidi bagi Pekerja Migran Filipina (OFW) dengan menghapus batasan pendapatan bulanan mulai Selasa, 14 April 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari perluasan program Pambansang Pabahay Para sa Pilipino (4PH) guna mempermudah akses hunian bagi pahlawan devisa negara.

Departemen Permukiman dan Pengembangan Perkotaan (DHSUD) bekerja sama dengan Pag-IBIG Fund mengonfirmasi bahwa OFW kini menjadi prioritas utama tanpa harus mengikuti batas gaji maksimal. Selain itu, pada 5 April 2026, Pag-IBIG Fund juga telah menyetujui paket manfaat khusus bagi OFW yang dipulangkan akibat konflik di Timur Tengah.

Program 4PH menawarkan suku bunga rendah sebesar 3 persen per tahun selama 10 tahun melalui pembiayaan Pag-IBIG Fund. Sebagai simulasi, unit rumah horizontal seharga 850.000 peso kini dapat dicicil sekitar 3.583 peso per bulan dari harga standar 5.233 peso, sementara unit vertikal 1,5 juta peso turun menjadi 6.234 peso per bulan.

"Pemerintah terus memperkuat dan memperluas program 4PH di seluruh negeri untuk mewujudkan impian banyak sesama warga negara kita, untuk memiliki rumah sendiri sebagai tempat kembali," ujar Claire Castro, Undersecretary Kantor Komunikasi Kepresidenan Filipina sebagaimana dilansir dari Gulf News.

Bagi OFW yang terdampak konflik di Lebanon dan Kuwait, paket manfaat khusus memungkinkan penarikan 100 persen Tabungan Reguler Pag-IBIG dan Tabungan MP2 meskipun belum mencapai masa jatuh tempo. Program ini juga memberikan moratorium pembayaran cicilan rumah selama tiga bulan tanpa bunga maupun denda bagi lebih dari 40.000 peminjam di Timur Tengah.

Data Pag-IBIG menunjukkan terdapat 891.427 anggota OFW terdaftar di Timur Tengah hingga Februari 2026, dengan mayoritas berada di Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Kuwait. Syarat utama untuk mendapatkan fasilitas ini adalah menjadi anggota aktif Pag-IBIG, pembeli rumah pertama, dan berusia maksimal 65 tahun saat mengajukan aplikasi.

Sekretaris DHSUD Jose Ramon Aliling menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada warga negara yang tertinggal dalam upaya mengejar kehidupan yang bermartabat. Fasilitas penarikan dana dan moratorium ini dapat diakses secara daring melalui portal Virtual Pag-IBIG atau di kantor layanan OFW di seluruh Filipina.