Wamenekraf: Kolaborasi lintas sektor dorong pertumbuhan ekonomi

Sedang Trending 18 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar mengatakan integrasi dan kolaborasi lintas sektor antara ekosistem hiburan dan layanan keuangan digital dapat menjadi motor yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Sinergi seperti ini menunjukkan bagaimana inovasi digital dapat memperluas akses pasar, meningkatkan pengalaman audiens, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi pelaku ekonomi kreatif, termasuk musisi dan pelaku usaha pendukungnya," ujar Irene Umar dalam keterangan yang diterima ANTARA, Senin.

Irene mengatakan kolaborasi lintas sektor ini sejalan dengan misi Kementerian Ekraf dalam memperkuat infrastruktur komersial industri musik dan memperluas akses pasar pejuang ekonomi kreatif demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya festival musik berskala besar berkontribusi terhadap penciptaan nilai tambah ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan penguatan rantai nilai industri kreatif.

Integrasi antara industri pertunjukan musik, teknologi digital, dan layanan keuangan diharapkan dapat memperluas peluang usaha, meningkatkan nilai tambah ekonomi, serta mendukung ekonomi kreatif sebagai salah satu mesin pertumbuhan baru nasional (the new engine of growth).

Baca juga: Festival kuliner tutup peringatan 100 tahun Jam Gadang Bukittinggi

Baca juga: Pemkot dorong industri kreatif lewat Surabaya Fashion Festival

Ia pun mengapresiasi festival musik Allo Bank Festival 2026 Sabtu lalu yang menunjukkan potensi kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.

"Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan industri festival musik komersial ini juga dibarengi dengan proteksi dan penguatan nilai ekonomi yang adil bagi seluruh pekerja seni di dalamnya. Festival besar ini harus menjadi standardisasi baru dalam hal tata kelola panggung, promosi, hingga hilirisasi produk musik yang berkelanjutan," tambahnya.

Allo Bank Festival merupakan festival musik tahunan berkonsep all-in-one yang digelar sejak 2022. Acara ini memadukan konser musik, area kuliner, serta beragam aktivitas interaktif, sehingga menjadikannya salah satu festival musik komersial terbesar di Indonesia.

Festival ini menghadirkan musisi lintas genre dan segmen pasar, mulai dari pop, dangdut, hingga K-pop global.

Festival ini berhasil menarik antusiasme tinggi dengan kehadiran sekitar 15 ribu pengunjung serta melibatkan 15 gerai UMKM.

Baca juga: Festival kuliner malam di Pecinan Glodok Jakbar diserbu masyarakat

Baca juga: Sunset di Kebun hadirkan festival musik ramah keluarga

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.