Sinergi Perguruan Tinggi dan Industri Dorong Regenerasi Petani

Sedang Trending 6 jam yang lalu

Dikutip dari Money, keterlibatan generasi muda menjadi faktor krusial untuk mendorong sektor pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan di tengah peningkatan kebutuhan pangan nasional. Isu regenerasi petani serta pemanfaatan teknologi modern saat ini terus menjadi perhatian utama dalam pengembangan agribisnis di Indonesia.

Direktur Utama PT Mekar Asta Nusantara (MANU), Evi Febriana Suhardi, menjelaskan bahwa kemajuan sektor pertanian tidak hanya bertumpu pada ketersediaan lahan maupun kecanggihan teknologi. Faktor penentu utama lainnya terletak pada kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.

Generasi muda dinilai memiliki peluang besar untuk mengambil peran strategis, baik dalam pengembangan agribisnis modern maupun hilirisasi produk pertanian berbasis teknologi.

"Kami percaya bahwa pengembangan pertanian harus dimulai dari pengembangan manusianya. Kerja sama ini menjadi langkah nyata untuk mempertemukan dunia akademik dengan kebutuhan industri, sehingga lahir talenta-talenta muda yang siap berkontribusi bagi ketahanan pangan dan pembangunan pertanian Indonesia," ujar Evi dalam keterangan tertulis, Rabu (17/6/2026).

Kebutuhan akan tenaga kerja yang adaptif terhadap perubahan memicu pentingnya integrasi antara perguruan tinggi dengan dunia usaha. Sinergi ini bertujuan agar lulusan kampus memiliki kompetensi yang relevan dengan dinamika industri.

Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna, menyatakan bahwa kemitraan dengan industri membuka jalan bagi hilirisasi riset. Inovasi yang dihasilkan di lingkungan kampus diharapkan tidak hanya menjadi dokumen akademik, tetapi dapat diaplikasikan secara luas.

"Kolaborasi antara kampus dan industri menjadi jembatan penting agar inovasi mahasiswa tidak berhenti sebagai tugas akademik, tetapi berkembang menjadi solusi yang bernilai ekonomi dan berdampak bagi masyarakat," ujar Iwan.

Pentingnya Literasi Keuangan Bagi Mahasiswa

Selain fokus pada aspek teknis pertanian, pemahaman mengenai manajemen keuangan juga menjadi poin penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi peluang ekonomi di masa depan.

Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Yasmine Meylia, menyampaikan pandangannya mengenai krusialnya pemahaman keuangan bagi mahasiswa melalui sebuah video sambutan.

Sementara itu, Product Manager PT Mekar Investama Teknologi (MEKAR), Viky Alvianas, menjelaskan peranan akses layanan keuangan formal dalam menyokong inovasi serta keberlanjutan wirausaha.

Melalui edukasi tersebut, mahasiswa diarahkan untuk memahami pengelolaan keuangan yang sehat serta pemanfaatan akses pembiayaan sebagai instrumen penting untuk merealisasikan ide bisnis menjadi usaha nyata.

Rangkaian kegiatan AgriYouth 2026 ini juga memuat diskusi interaktif mengenai peluang karier, implementasi teknologi pertanian modern, dan akses finansial bagi para pelaku usaha.

Inovasi Produk dan Penandatanganan Kemitraan

Acara ini turut dimeriahkan dengan Gelar Produk Teknologi Hasil Pertanian Mahasiswa yang menampilkan beragam karya inovatif dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember.

Berbagai produk pengolahan komoditas yang dipamerkan memperlihatkan potensi peningkatan nilai tambah yang dapat dikembangkan menjadi sektor usaha berkelanjutan oleh para mahasiswa.

Sebagai bentuk komitmen nyata, PT Mekar Asta Nusantara (MANU) dan Universitas Jember resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Kemitraan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi mahasiswa melalui program magang, pengayaan pengalaman industri, serta pembukaan peluang karier yang selaras dengan kebutuhan industri agribisnis.

PT Mekar Asta Nusantara sendiri merupakan perusahaan yang berfokus pada pengembangan ekosistem pertanian dan agroforestri berkelanjutan di Indonesia. Saat ini, MANU tengah mengelola ekosistem pertanian jagung di Jember, Jawa Timur, yang mencakup proses budidaya, pendampingan petani, perluasan lahan, hingga jaringan distribusi hasil panen.

Langkah penataan ekosistem ini dilakukan lewat kemitraan strategis dengan pemerintah, komunitas, dan masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan petani serta menjaga ketahanan pangan nasional.