Sektor e-commerce China catat pertumbuhan stabil pada Q1 2026

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Beijing (ANTARA) - Sektor e-commerce China mencatatkan pertumbuhan stabil pada kuartal pertama (Q1) 2026 yang didorong oleh kebijakan yang mendukung dan kampanye promosi, kata Kementerian Perdagangan China pada Rabu (29/4).

Penjualan ritel daring barang dan jasa China tumbuh 8 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Q1 2026, dengan penjualan ritel daring barang mencakup 24,8 persen dari total penjualan barang konsumsi, menurut data kementerian tersebut.

Pada periode Januari-Maret 2026, penjualan kacamata pintar dan kamera digital masing-masing melonjak 161,9 persen dan 71,5 persen (yoy), sementara penjualan perjalanan yang dipesan secara daring dan layanan katering masing-masing naik 33,4 persen dan 21,6 persen.

Penjualan ritel daring produk pertanian meningkat 14,7 persen (yoy) pada Q1 2026, sementara nilai transaksi e-commerce untuk produk-produk industri utama naik 10,5 persen, menurut kementerian tersebut.

Didorong oleh inisiatif e-commerce Jalur Sutra, sejumlah negara mitra mencatatkan lonjakan ekspor ke China, demikian disampaikan kementerian itu, seraya menyebut bahwa penjualan ritel daring biji kopi Indonesia, pembersih wajah dari Hongaria, dan plum asal Chile masing-masing melonjak 284,9 persen, 186,6 persen, dan 133,2 persen pada Q1 2026.

Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.