Jadi intinya...
- Hantu Rahma, salah satu terseram bagi Sara Wijayanto, diangkat menjadi film "Cerita Lila."
- Rahma membunuh anak kembarnya dan bunuh diri akibat kesulitan hidup dan mental yang rapuh.
- Sara Wijayanto menyadari risiko kemampuannya membantu orang, namun berserah pada Tuhan.
Liputan6.com, Jakarta - Sara Wijayanto telah bertemu banyak makhluk gaib. Hantu Rahma yang kemudian difilmkan, salah satunya. Dalam film Cerita Lila yang tayang di bioskop Tanah Air mulai 18 Juni 2026, Rahma (Shareefa Daanish) dikisahkan punya dua putri kembar, Lila dan Lili (Firzanah Alya). Lili sakit-sakitan dan butuh biaya tak sedikit. Suami Rahma entah ke mana. Dalam kondisi terjepit, Rahma yang menyambung hidup sebagai penjahit menghabisi nyawa anak-anak lalu mengakhiri hidup. Rahma salah satu hantu terseram yang pernah ditemui Sara Wijayanto.
“Rahma masuk top three aku sih. Waktu awal penelusuran itu kita melihat POV-nya dari Lila. Jadi hancur hati kami saat tahu kok ada seorang ibu yang mengakhiri hidup dua anaknya sendiri,” katanya kepada Showbiz Liputan6.com di Epicentrum XXI Jakarta, 12 Juni 2026.
Sara Wijayanto membocorkan, semasa remaja, Rahma bertemu laki-laki yang mulanya tampak meyakinkan untuk dijadikan pasangan hidup. Namun, angan dan kenyataan tak sejalan. Yang terjadi kemudian, Rahma menjalani masa-masa sukar, tak kuat iman dan mental, lalu salah jalan. Sara Wijayanto bertemu Lila saat melakukan penelusuran bersama tim Diary Misteri Sara. Rekaman penelusuran di Bogor, Jawa Barat, itu diunggah ke kanal YouTube dan viral. Setelahnya, Sara Wijayanto bertemu Rahma dan menarik hikmah.
“Jadi sebenarnya kita semua manusia kan mengalami hal buruk atau cobaan dalam hidup. Di sini diuji bagaimana supaya jangan sampai kalah dan tenggelam dalam negatif yang akhirnya bisa melakukan hal buruk,” Sara Wijayanto menyambung.
Rahma Masuk Top Three
Dalam kesempatan itu, Sara Wijayanto menggarisbawahi tidak membenarkan perbuatan Rahma. Ia hanya mencoba melihat tragedi Lila dan Lili dari berbagai sudut pandang termasuk point of view Rahma. Sara Wijayanto belajar dari ketiganya.
“(Hantu Rahma) masuk top three. Ada PR-nya soalnya Rahma itu. Ada isengnya, jadi itu semenjak aku bawa dia ke kantor, banyak yang dipanggil. Ada ketukan-ketukan di set kita,” istri Demian Aditya membeberkan.
Kemampuan Membantu Orang
Berkaca pada Cerita Lila, publik menyadari betapa berbahayanya Rahma. Di sisi lain, Sara Wijayanto dianggap “main api” saat melakukan kontak dengan Lila lalu Rahma. Namun, Sara Wijayanto punya jawaban sendiri.
“Kalau seseorang memiliki kemampuan membantu orang, datang ke rumah yang dikirimi santet misalnya, dia sudah pasti, pada saat memutuskan untuk ‘oke gue mau bantu,’ itu artinya akan ada konsekuensinya,” ujar Sara Wijayanto.
Membersihkan Rumah Orang
Di sinilah dibutuhkan keteguhan hati untuk menolong orang lain dengan memahami seberapa besar risikonya. Saat menolong orang lain, Sara Wijayanto menguatkan niat seraya memohon cahaya Allah. Ia percaya dan berserah pada Sang Khalik.
“Tapi memang kalau bahaya, misalnya aku punya teman-teman healer juga, mereka kadang-kadang habis praktik membersihkan rumah orang, bisa seminggu dua minggu sakit gitu. Tapi memang itu sudah bagian dari gift-nya,” pungkasnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Dede Sunandar Ungkap Nasib Rumah Tangga dengan Karen
5 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·