Rp 3,6 M di Mobil Nyaris Dimaling di Brebes, Polisi Imbau Warga Minta Pengawalan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Lokasi TKP aksi pencurian dengan modus pecah kaca di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu (17/6/2026). Foto: Polres Brebes

Kepolisian meminta masyarakat untuk meminta bantuan pengawalan ketika mengambil atau membawa uang cukup besar. Hal ini untuk mengantisipasi kejadian maling modus pecah kaca hampir gondol uang Rp 3,6 miliar di dalam mobil di Brebes, Jawa Tengah.

Kasi Humas Polres Brebes Iptu Indra Prasetyo mengatakan, layanan pengawalan dari kepolisian bisa digunakan masyarakat tanpa dipungut biaya alias gratis.

"Apabila membawa uang dalam jumlah besar, masyarakat dapat memanfaatkan layanan pengawalan kepolisian yang tersedia secara gratis untuk memberikan rasa aman dan mencegah terjadinya tindak kriminal," ujar Indra, Rabu (17/6).

Ia meminta masyarakat agar tidak meninggalkan uang maupun barang berharga di dalam kendaraan tanpa pengawasan.

"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan uang maupun barang berharga di dalam kendaraan tanpa pengawasan," tegas dia.

Lokasi TKP aksi pencurian dengan modus pecah kaca di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu (17/6/2026). Foto: Polres Brebes

Pihaknya juga mengapresiasi aksi heroik tukang parkir wanita bernama Kusmiyanti (65) yang menggagalkan aksi pencurian dengan modus pecah kaca di depan sebuah bank di Brebes tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dan keberanian dengan membantu menggagalkan aksi pelaku," puji Indra.

Untuk itu, polisi akan memberikan penghargaan bagi jukir tersebut atas keberaniannya menggagalkan percobaan pencurian itu.

"Rencana nanti akan diberikan reward (penghargaan). Ini sedang dibahas," kata Indra.

instagram embed

Sebelumnya, Kepala Unit Tindak Pidana Umum Satreskrim Polres Brebes Ipda Arenas Bayu Setyadi mengatakan, peristiwa uang Rp 3,6 M hampir dimaling itu terjadi pada Senin (15/6) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban merupakan seorang pengusaha asal Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, bernama Kliwon Alwawan. Kliwon baru saja mengambil uang sebesar Rp 3,6 miliar di salah satu bank swasta di Jalan Ahmad Yani.

Uang tersebut kemudian diletakkan tengah mobil Pajero yang dibawanya.

Korban awalnya berniat langsung pulang ke rumah. Namun, karena merasa sedang diawasi dan dibuntuti, ia mengurungkan niat tersebut dan mampir ke sebuah bank.

Tak lama kemudian, terdengar suara orang berteriak di depan bank tersebut yang ternyata suara Kusmiyanti. Teriakan Kusmiyanti membuat perampok itu kabur menaiki motor bersama salah satu rekannya.

Korban langsung keluar dari bank dan mengecek kendaraannya yang ternyata kacanya sudah pecah.

"Jadi kaca mobil bagian tengah sebel kanan sudah pecah. Saat itu uang yang dibungkus plastik sudah tercecer dan plastiknya sudah robek. Tapi setelah dicek uang masih utuh," ungkap Arenas.

Saat ini, Satreskrim Polres Brebes bersama Polsek Brebes masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku yang diduga berjumlah lebih dari satu orang.