Persebaya Surabaya Akui Sulit Kejar Gelar Juara Super League

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Persebaya Surabaya praktis tidak lagi memiliki peluang dalam perburuan gelar juara Super League musim ini. Kepastian itu datang setelah kekalahan telak 0-3 dari tuan rumah Persija Jakarta dalam pertandingan pekan ke-27 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (11/4/2026) malam, demikian dilansir dari Detik Sport.

Hasil tersebut membuat Bajul Ijo tertahan di posisi keenam klasemen sementara. Pelatih Bernardo Tavares menegaskan bahwa sejak awal kedatangannya di pertengahan musim, ia tidak pernah menjanjikan gelar juara kepada siapa pun, termasuk untuk masa depan tim.

"Saat saya datang, saya tidak pernah menjanjikan kepada siapa pun bahwa kami akan menjadi juara, termasuk untuk masa depan," kata Tavares seusai laga kontra Persija.

Pelatih asal Portugal itu menekankan komitmennya untuk bekerja keras, bukan sekadar berlibur. Ia mengaku selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi Persebaya dan para pendukungnya.

Persebaya saat ini masih berada di peringkat keenam dengan koleksi 42 poin. Mereka terpaut 19 angka dari Persib Bandung yang memuncaki klasemen, sementara kompetisi menyisakan tujuh pertandingan atau maksimal 21 poin yang bisa diraih.

Dengan kondisi ini, peluang Persebaya untuk meraih gelar juara sudah hampir tertutup. Meskipun demikian, Tavares bertekad untuk membawa timnya mengakhiri musim dengan performa terbaik demi kebanggaan klub dan suporter.

Tavares juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap beberapa pemain yang dinilai tidak menunjukkan performa sesuai harapan saat menghadapi Persija. Menurutnya, ada kesalahan fatal yang berujung pada penalti di awal pertandingan.

"Momen pertama permainan itu adalah penalti yang bodoh dari pihak kami. Penalti yang aneh," ujar Tavares, dikutip dari VIVA.

Pelatih berusia 46 tahun itu menambahkan bahwa insiden penalti tersebut sangat membuat frustrasi karena sebelumnya sudah dibahas dalam sesi latihan untuk menghindari pelanggaran ceroboh. Gol cepat dari titik putih itu, kata Tavares, membuat Persija semakin percaya diri dan mampu memanfaatkan dukungan penuh suporter.

Selain masalah pertahanan, Tavares juga menyoroti penyelesaian akhir timnya yang kurang akurat. Persebaya disebutnya sempat menciptakan beberapa peluang, namun gagal dikonversi menjadi gol.

Meski peluang juara tipis, Tavares menegaskan bahwa timnya akan mulai mempersiapkan diri untuk musim depan tanpa melupakan sisa pertandingan musim ini. "Untuk pertanyaan tentang musim depan, kami memang mencoba mempersiapkannya. Tapi kami tidak boleh melupakan bahwa masih ada pertandingan tersisa musim ini," ucap Tavares.

Ia berencana untuk mengevaluasi tim lebih lanjut melalui latihan dan pertandingan berikutnya guna memperbaiki performa. Tavares berharap timnya dapat memberikan kebanggaan kepada Persebaya dan para pendukungnya di sisa laga.