Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara melakukan akselerasi penanganan tumpukan sampah di sepanjang kawasan pesisir Muara Angke, Kecamatan Penjaringan.
“Total ada 35 personel gabungan dikerahkan untuk menyisir dan mengangkut sampah di kawasan pesisir,” kata Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Utara, Edy Mulyanto di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, kegiatan pembersihan melibatkan personel gabungan dari Sudin LH Jakarta Utara, Sudin LH Kepulauan Seribu, Unit Pengelola Sampah (UPS) Badan Air, serta Kepolisian Air (Polair).
Ia menjelaskan proses pengangkutan sampah dilakukan menggunakan kapal sampah milik Sudin LH Kepulauan Seribu dan Polair. Tumpukan sampah tersebut tidak hanya berasal dari wilayah sekitar Muara Angke, tapi terbawa aliran dari 12 sungai yang bermuara ke laut.
Selain itu, fenomena musim angin barat turut menyebabkan sampah terbawa arus dan menumpuk di kawasan pesisir. Sampah ini tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga kiriman dari wilayah penyangga seperti Tangerang dan Bekasi.
“Hempasan ombak dan angin mendorong material sampah tersebut hingga menumpuk di kawasan ini," kata Edy.
Selain itu, pembersihan sampah di lokasi tersebut sebelumnya telah rutin dilakukan secara manual oleh petugas setempat. “Namun, untuk mempercepat penanganan, pihaknya akan mengerahkan alat berat,” ujarnya.
Baca juga: Jakut gencarkan pemilahan sampah jelang aturan baru Bantargebang
Baca juga: Pemkot Jakut ajak warga tidak buang sampah sembarangan
Baca juga: Wali Kota Jakut ajak masyarakat aktif pilah sampah
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·