PT Central Finansial X (CFX) menggelar CFX Crypto Conference (CCC) 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan, guna memperkuat integritas industri aset kripto nasional. Acara ini dihadiri oleh regulator, akademisi, dan pelaku industri untuk membahas ekosistem digital yang sehat.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Digital dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Adi Budiarso menyoroti pentingnya faktor kepercayaan di sektor ini.
"Jika terdapat satu faktor yang menjadi fondasi utama keberhasilan pembangunan ekosistem aset keuangan digital di Indonesia, satu faktor hingga saat ini adalah trust, kepercayaan," ujar Adi Budiarso.
Menurut penjelasannya, kepercayaan memegang peranan krusial bagi pertumbuhan instrumen keuangan dalam jangka panjang.
"Kepercayaan merupakan aset yang paling berharga dalam industri keuangan. Tanpa kepercayaan, inovasi tidak akan diadopsi, likuiditas tidak akan terbentuk, dan investasi tidak akan tumbuh secara berkelanjutan," kata Adi Budiarso.
Data pasar saat ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap investasi ini masih sangat tinggi, ditopang oleh kehadiran 1.265 aset kripto yang legal diperdagangkan. Nilai transaksi aset kripto tercatat menembus Rp482 triliun sepanjang 2025, dan membukukan Rp99,01 triliun pada periode Januari–April 2026.
"Hal ini menunjukkan minat masyarakat terhadap instrumen investasi ini masih tetap tinggi," ujar Adi Budiarso.
Pertumbuhan juga terlihat signifikan pada sektor jumlah pemodal, di mana basis investor kripto di Indonesia melonjak pesat dibandingkan tahun sebelumnya.
"Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa jika kita bandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya," katanya.
OJK mencatat bahwa akun investor hingga April 2026 mencapai 21,7 juta akun dari posisi 14,16 juta pada periode yang sama tahun lalu. Selain itu, kontribusi pajak dari transaksi aset kripto mencapai Rp796,73 miliar sepanjang 2025 dan menyentuh Rp147,32 miliar pada dua bulan pertama 2026.
"Terima kasih kontribusi dari industri sehingga ada dukungan kepada pembangunan Indonesia," kata Adi Budiarso.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bursa Kripto CFX Subani mengutarakan fokus penyelenggaraan CCC tahun ini untuk mendewasakan ekosistem lewat sinergi antarpihak.
"Pada penyelenggaraan CCC tahun ini, kami fokus pada penguatan pilar kepercayaan (trust) sebagai kunci utama kedewasaan dan inovasi ekosistem. Kami percaya bahwa untuk mendorong skalabilitas industri, seluruh pihak harus bergerak dalam sinergi yang sama," ujar Subani.
Subani menilai bahwa pengembangan industri ke depan harus memperluas pemanfaatan kegunaan aset kripto ke berbagai lini, bukan sekadar berfokus pada aktivitas perdagangan belaka.
"CCC 2026 merupakan bentuk komitmen nyata Bursa Kripto CFX dalam menciptakan ruang yang melahirkan gagasan-gagasan konkret untuk menciptakan ekosistem aset kripto yang berkualitas dan berintegritas," katanya.
Penyelenggaraan CCC 2026 ini bertepatan dengan momen perayaan hari jadi ketiga Bursa Kripto CFX. Bersamaan dengan perayaan tersebut, CFX turut mengumumkan kembali ajang penghargaan Anugerah Ksatria CFX 2026 bagi para anggota bursa yang berkontribusi nyata.
"Visi kedaulatan digital dan menjadi pemimpin global tidak bisa dicapai oleh CFX sendirian, kuncinya adalah kolaborasi kita semua," ujar Subani.
Pihaknya mengajak semua elemen industri untuk aktif berkolaborasi membangun daya saing pasar kripto domestik demi masa depan ekonomi digital nasional.
"Mari bersama-sama kita merajut masa depan aset kripto yang berdaya saing, kuat, berdaulat, dan berintegritas," tambahnya.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·