Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto menyoroti penurunan ketajaman lini serang skuad Garuda Muda saat menundukkan Timor Leste pada laga perdana Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin (14/4/2026).
Kemenangan telak 4-0 tersebut seluruhnya dipastikan melalui gol-gol pada babak pertama, sementara tim tuan rumah gagal menambah keunggulan sepanjang 45 menit kedua. Dilansir dari Detik Sport, dominasi permainan yang ditunjukkan Indonesia pada babak kedua tidak berbuah gol tambahan akibat buruknya penyelesaian peluang.
Kurniawan mengungkapkan bahwa meski meraih poin penuh, efektivitas pemain dalam memaksimalkan peluang tetap menjadi catatan krusial untuk laga berikutnya. Evaluasi ini dilakukan agar para pemain tidak merasa cepat puas setelah unggul besar di awal pertandingan.
"Jadi memang kami begitu unggul 4-0, di babak kedua kami berpesan kepada pemain untuk tentu fokus meraih hasil pertama. Di babak pertama kita anggap 0-0 biar para pemain tidak merasa di atas angin," kata Kurniawan Dwi Yulianto, Pelatih Timnas Indonesia U-17.
Eks penyerang legendaris Indonesia itu menambahkan bahwa kontrol pertandingan sebenarnya tetap dipegang oleh anak asuhnya selama paruh kedua. Namun, beberapa kesempatan emas yang tercipta di depan gawang lawan terbuang sia-sia tanpa penyelesaian akhir yang sempurna.
Timnas Indonesia U-17 kini segera mempersiapkan diri untuk menghadapi Malaysia pada pertandingan kedua fase grup yang dijadwalkan berlangsung Kamis (16/4). Tim analis telah dikerahkan untuk memetakan kekurangan tim berdasarkan rekaman pertandingan melawan Timor Leste.
Malaysia sendiri berada dalam posisi tertekan setelah menderita kekalahan telak 0-4 dari Vietnam pada laga pembuka mereka. Laga melawan Indonesia akan menjadi penentu bagi Harimau Malaya untuk menjaga peluang mereka melaju ke babak selanjutnya di Piala AFF U-17 2026.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·