Aparat kepolisian menangkap seorang ayah kandung berinisial R (22) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, akibat dugaan kekerasan seksual terhadap anak perempuannya yang masih berusia 3 tahun. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis.
Peristiwa tragis ini dikonfirmasi oleh Kasubsi Penmas Humas Polres Kolaka Aiptu Riswandi, seperti dilansir dari Detikcom pada Rabu (17/6/2026).
"Iya benar korban diduga diperkosa ayah kandungnya," kata Kasubsi Penmas Humas Polres Kolaka Aiptu Riswandi dilansir detikSulsel, Rabu (17/6/2026).
Pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan aparat kepolisian yang menemukan adanya kejanggalan atas kematian korban. Balita tersebut meninggal dunia pada Selasa (16/6) setelah mengeluhkan rasa sakit yang luar biasa pada bagian tubuhnya.
"Peristiwa tersebut bermula saat korban yang masih balita mengalami keluhan sakit pada bagian tubuhnya," ujar dia.
Melihat kondisi korban, pihak keluarga langsung membawa anak tersebut ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Korban dilarikan ke Puskesmas Kolakaasi agar segera memperoleh tindakan dari tim medis.
"Setelah menjalani perawatan medis di puskesmas, nyawa korban tidak tertolong," kata Riswandi.
Setelah korban dinyatakan meninggal dunia secara tidak wajar, pihak keluarga yang merasa curiga segera melayangkan laporan resmi ke Polres Kolaka. Polisi kemudian bergerak cepat melakukan serangkaian tindakan penyelidikan di lapangan.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan pengumpulan bukti awal, kecurigaan petugas langsung mengarah kepada ayah kandung korban. Polisi langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku tanpa perlawanan.
"Kami melakukan penyelidikan dan mengarah terhadap pelaku. Pelaku langsung diamankan saat itu juga," ungkapnya.
Saat ini, pelaku R telah diamankan di Markas Polres Kolaka untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengetahui motif serta kronologi lengkap dari tindakan keji yang menyebabkan hilangnya nyawa korban.
5 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·