JMA Rilis Potensi Gempa M 8,0 Pasca Guncangan di Iwate

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan mengenai kemungkinan terjadinya gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 8,0 atau lebih menyusul guncangan magnitudo 7,5 yang melanda lepas pantai Prefektur Iwate pada Senin, 20 April 2026 sore waktu setempat.

Otoritas setempat sempat menetapkan status waspada tsunami dengan prediksi ketinggian gelombang mencapai tiga meter di wilayah pesisir timur laut sebelum akhirnya memberikan imbauan lanjutan agar warga tetap waspada terhadap potensi aktivitas seismik yang lebih besar.

Selain ancaman bencana alam di Pasifik, stabilitas kawasan juga menghadapi tantangan diplomatik setelah Kementerian Luar Negeri China memberikan peringatan keras kepada Amerika Serikat dan sekutunya terkait aktivitas militer di wilayah tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyatakan dalam konferensi pers pada Senin bahwa latihan militer gabungan antara Amerika Serikat, Filipina, dan Jepang seharusnya tidak memprovokasi negara-negara di kawasan, khususnya China.

"ia menekankan kerja sama militer antar negara tidak boleh merusak rasa saling pengertian dan kepercayaan di antara negara sekitar." ujar Guo Jiakun, Juru Bicara Kemlu China.

Sementara itu, ketegangan militer juga meningkat di wilayah lain ketika pasukan Iran dilaporkan melancarkan serangan menggunakan pesawat nirawak atau drone terhadap sejumlah kapal milik Amerika Serikat pada Minggu, 19 April 2026.

Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, melaporkan bahwa serangan drone tersebut merupakan bentuk balasan atas tindakan penyitaan kapal kargo Iran bernama TOUSKA oleh pasukan Amerika Serikat pada hari yang sama.