Rombongan jemaah haji Indonesia gelombang kedua mulai mendarat di Bandara King Abdulaziz Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis (7/5/2026) pagi. Kelompok terbang (kloter) 12 asal Lombok (LOP) menjadi rombongan pertama yang tiba pada fase kedatangan ini sekitar pukul 06.30 Waktu Arab Saudi.
Kedatangan jemaah asal Nusa Tenggara Barat ini menandai dimulainya fase pemberangkatan haji yang langsung menuju Jeddah untuk kemudian diberangkatkan ke Makkah. Berdasarkan laporan Cahaya, rombongan ini disusul oleh jemaah asal Aceh (BTJ) pada pukul 07.30 dan jemaah asal Solo (SOC) melalui jalur fast track pada pukul 07.55 waktu setempat.
Abdul Hanan Arsyad, seorang petani padi berusia 68 tahun asal Lombok Tengah, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya saat tiba di tanah suci. Hanan yang menggunakan kursi roda mengaku sangat bersyukur dapat berangkat setelah menanti selama belasan tahun.
"Saya terharu dengan panggilan Allah ini," kata Hanan, lansia asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Hanan menceritakan bahwa keberangkatannya merupakan hasil bantuan dari sang anak yang melunasi seluruh biaya perjalanan ibadah haji miliknya. Perjuangan tersebut sangat berarti mengingat penghasilannya sebagai petani tidak menentu selama masa tunggu 14 tahun.
"Anak saya yang melunasi biaya haji saya," kata Hanan.
Setelah mencapai impian untuk memenuhi panggilan ibadah ke Baitullah, Hanan memanjatkan harapan terbaik bagi buah hatinya. Ia berharap sang anak senantiasa diberikan keberkahan dalam hidupnya.
"Saya berdoa agar anak saya menjadi anak yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa," tutur Hanan.
Selain suasana haru, para jemaah juga mengapresiasi kesigapan petugas haji Indonesia dalam memberikan pelayanan di bandara. Sahalil, salah satu jemaah, merasa terbantu dengan adanya arahan petugas yang menggunakan dialek lokal daerah asal mereka.
"Rasanya seperti tidak jauh-jauh dari rumah, terasa hangat sekali sambutannya," papar Sahalil.
Proses penyambutan jemaah gelombang kedua ini dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat penting Indonesia di Arab Saudi. Kehadiran para pejabat tersebut bertujuan untuk memastikan kelancaran alur kedatangan dan pelayanan bagi jemaah yang baru mendarat.
Tokoh yang hadir di lokasi meliputi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kerajaan Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad, serta Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI Mayjen TNI (Purn) Dendi Suryadi. Selain itu, Kepala Daerah Kerja Bandara Abdul Basir juga tampak memantau teknis kedatangan kloter 12 LOP yang terdiri dari 273 jemaah asal Lombok Tengah dan 115 jemaah asal Lombok Timur tersebut.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·