Istanbul (ANTARA) - Iran pada Jumat menyatakan peningkatan aksi angkatan laut Amerika Serikat di kawasan Teluk memperdalam keraguan Teheran terhadap keseriusan Washington dalam diplomasi dan upaya mengakhiri perang.
Kantor berita Tasnim melaporkan pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengenai perkembangan kawasan.
Araghchi mengatakan tindakan “provokatif” terbaru AS di Teluk Persia serta “retorika ofensif” pejabat senior Amerika meningkatkan kecurigaan Iran terhadap komitmen Washington pada diplomasi.
Ia juga menuduh AS berulang kali melanggar gencatan senjata dan menyebut pendekatan Washington merusak upaya diplomatik serta memperdalam ketidakpercayaan rakyat Iran terhadap niat Amerika.
Menurut Araghchi, pihak lawan perlu menghentikan serangan ilegal dan “pendekatan yang tidak masuk akal serta berlebihan” untuk memajukan proses diplomatik.
Ia juga menyampaikan kepada Fidan mengenai inisiatif diplomatik Iran yang bertujuan mengakhiri perang secara permanen, menurut laporan tersebut.
Sementara itu, Fidan menekankan pentingnya melanjutkan upaya diplomatik guna mengakhiri perang dan menegaskan kembali dukungan terhadap proses diplomasi.
Percakapan itu berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan di sekitar Selat Hormuz setelah baku tembak semalam antara pasukan Iran dan Amerika Serikat.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Trump ancam tingkatkan aksi militer jika negosiasi dengan Iran gagal
Baca juga: AS-Iran dikabarkan akan berunding lagi pekan depan
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·