Intel dilaporkan melakukan perombakan besar-besaran pada peta jalan produknya untuk lima tahun mendatang guna menyaingi dominasi pasar CPU klien milik AMD pada Rabu (29/4/2026). Langkah strategis ini mencakup segmen desktop, laptop, hingga perangkat konsol genggam, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.
Vice President Intel, Robert Hallock, mengungkapkan rencana perusahaan untuk menantang lini CPU gaming X3D milik kompetitor dalam wawancara bersama media Jerman, PC Games Hardware. Penekanan utama kini dialihkan pada integrasi antara perangkat keras dan optimalisasi perangkat lunak yang selama ini sering diabaikan pengguna.
Menurut pandangan Hallock, performa gaming tidak akan mencapai titik maksimal tanpa dukungan perangkat lunak yang optimal meskipun sebuah prosesor memiliki jumlah inti atau cache yang besar. Ia mencatat penggunaan fitur thread director akan sangat membantu menekan latensi pada chip dengan jumlah inti tinggi.
Strategi 3D V-Cache milik AMD dinilai Hallock hanya efektif untuk aplikasi dengan permintaan memori acak seperti gim lawas berbasis DirectX 9 dan DirectX 11. Sebaliknya, Application Programming Interface (API) modern dianggap lebih membutuhkan optimalisasi sistem dibandingkan besaran kapasitas cache.
Sebagai langkah konkret, Intel mengembangkan Binary Optimization Tool (BOT) yang diklaim dapat meningkatkan performa hingga 30 persen pada beban kerja berat dan gim modern. Perusahaan tetap menyiapkan inovasi perangkat keras berupa Big Last Level Cache yang diprediksi rilis bersama prosesor Nova Lake pada akhir tahun ini.
Eksistensi lini grafis Arc G3 turut terkonfirmasi secara tidak sengaja dalam sesi tanya jawab mengenai rencana Intel di pasar handheld PC. Hal ini memperkuat sinyal bahwa Intel sedang mengembangkan chip khusus untuk bersaing di pasar konsol genggam yang saat ini dikuasai AMD.
"Saya sebenarnya tidak menangani Arc G3 setiap saat," kata Robert Hallock, Vice President Intel.
Pernyataan tersebut muncul saat dirinya dicecar mengenai detail rencana masa depan Intel terkait seri Arc G3 Extreme. Fokus perusahaan saat ini tetap tertuju pada penyelarasan performa melalui jalur optimalisasi perangkat lunak sebagai komponen krusial masa depan.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·