Pasar aset kripto kembali menunjukkan gairah setelah tekanan makroekonomi global mulai melonggarkan cengkeramannya. Dikutip dari Money, harga Ethereum (ETH) pada hari Selasa, 16 Juni 2026 pukul 08.31 WIB mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 4,93 persen dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Tren positif ini meluas dari pergerakan jangka pendek hingga mingguan. Berdasarkan data terkini, dalam 1 jam terakhir ETH mengalami kenaikan sebesar 0,15 persen, sementara akumulasi performa dalam sepekan terakhir melesat hingga 7,48 persen ke angka 1.795,05 dollar AS atau setara dengan Rp 31,7 juta dengan acuan kurs Rp 17.709.
Pertumbuhan nilai ini secara otomatis mendongkrak kapitalisasi pasar Ethereum secara keseluruhan. Total nilai kapitalisasi pasar salah satu aset kripto terbesar ini sekarang telah menyentuh angka 216,6 miliar dollar AS, yang jika dikonversikan berada pada kisaran Rp 3.833 triliun.
Secara rata-rata per 24 jam, Ethereum mempertahankan pertumbuhan di angka 4,85 persen. Pergerakan kurva yang berbalik positif ini terjadi tepat setelah meredanya tekanan inflasi di dalam negeri Amerika Serikat (AS), yang memberikan ruang napas baru bagi pasar spekulatif.
Selain faktor domestik Amerika Serikat, angin segar dari sektor geopolitik menjadi pendorong utama. Ethereum menguat beriringan dengan reli pasar kripto yang lebih luas setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penyelesaian kerangka kerja kesepakatan damai dengan Iran.
Kesepakatan tersebut mencakup poin krusial berupa pembukaan kembali jalur pengiriman minyak di Selat Hormuz. Pulihnya jalur logistik vital ini langsung memicu penurunan tajam harga minyak mentah di pasar internasional.
Dampak Penurunan Inflasi Jangka Pendek
Anjloknya komoditas energi tersebut seketika meredakan kekhawatiran terhadap ancaman inflasi jangka pendek. Situasi makro yang lebih stabil ini berhasil memicu kembali selera risiko para investor untuk mengalihkan modal ke aset spekulatif seperti mata uang kripto.
Padahal sebelum lonjakan ini terjadi, pasar sempat mengalami volatilitas yang cukup ketat. Pada tanggal 15 Juni 2026 pukul 16.45 WIB, Ethereum sempat terkoreksi ke level terendahnya di angka 1.714,54 dollar AS atau sekitar Rp 30,33 juta.
Namun, kondisi berbalik dalam waktu singkat ketika sentimen positif mulai mengalir ke pasar. Hanya berselang sekitar 6 jam dari titik terendahnya, nilai ETH meroket ke angka 1.845,24 dollar AS atau setara dengan Rp 32,6 juta sebelum akhirnya stabil dan terus bertahan di atas level 1.750,00 dollar AS hingga pagi ini.
18 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·