Harga emas Antam hari ini Minggu (26/4/2026) terpantau bertahan di posisi Rp2.805.000 per gram berdasarkan data resmi dari butik Logam Mulia. Nilai tersebut tidak menunjukkan perubahan dibandingkan dengan perdagangan pada Sabtu kemarin yang juga berada di level yang sama.
Kondisi stagnan ini merupakan fenomena umum pada akhir pekan di mana pasar komoditas cenderung bergerak stabil akibat tutupnya bursa perdagangan internasional. Meskipun tetap, harga emas batangan secara akumulatif masih berada pada tren positif dalam beberapa bulan terakhir akibat ketidakpastian ekonomi global.
Bagi masyarakat yang sedang mempertimbangkan "investasi emas untuk pemula", menjaga konsistensi pembelian saat harga stabil menjadi salah satu strategi yang disarankan oleh para ahli. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir risiko volatilitas harga yang sering terjadi secara mendadak di pasar spot.
Pihak Antam merilis daftar harga terbaru yang mencakup berbagai pecahan mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Perlu dicatat bahwa harga tersebut belum termasuk pajak PPh 22 sebesar 0,25 persen bagi pemegang NPWP sesuai dengan regulasi perpajakan yang berlaku.
Berikut adalah rincian harga emas Antam yang berlaku di Butik Emas LM hari ini:
| 0,5 gram | 1.452.500 | 1.456.131 |
| 1 gram | 2.805.000 | 2.812.013 |
| 2 gram | 5.550.000 | 5.563.875 |
| 5 gram | 13.775.000 | 13.809.438 |
| 10 gram | 27.495.000 | 27.563.738 |
| 25 gram | 68.612.000 | 68.783.530 |
| 50 gram | 137.145.000 | 137.487.863 |
| 100 gram | 274.212.000 | 274.897.530 |
Data di atas menunjukkan bahwa selisih harga per gram cenderung mengecil pada pecahan yang lebih besar, menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang mencari "keuntungan investasi logam mulia saat ekonomi tidak stabil". Hingga saat ini, permintaan fisik emas di dalam negeri dilaporkan tetap tinggi meski harga berada di level tertinggi secara historis.
Penyebab Harga Emas Tetap Tinggi
Masyarakat sering bertanya-tanya "kenapa harga emas naik terus" dalam setahun terakhir. Secara fundamental, kenaikan ini dipicu oleh pelemahan nilai tukar mata uang terhadap dolar AS dan meningkatnya minat bank sentral dunia untuk menambah cadangan emas mereka.
Investasi emas dianggap sebagai aset pelindung nilai (safe haven) yang paling aman. Ketika inflasi melonjak, daya beli uang tunai menurun, namun nilai intrinsik emas justru cenderung meningkat menyesuaikan kondisi pasar.
Selain faktor global, sentimen lokal juga turut mempengaruhi pergerakan harga. Digitalisasi sektor keuangan kini memudahkan akses masyarakat untuk membeli emas, seperti yang dibahas dalam diskusi digitalisasi koperasi yang berlangsung di Bandung baru-baru ini. Koperasi kini mulai didorong untuk memfasilitasi anggotanya dalam menyimpan aset dalam bentuk logam mulia secara digital.
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi jual beli aset.Tips Keamanan Pembelian Emas
Seiring dengan tingginya harga, risiko penipuan juga meningkat di pasar gelap maupun daring. Calon pembeli disarankan untuk selalu mengikuti "tips aman beli emas online agar tidak tertipu" dengan hanya bertransaksi melalui kanal resmi atau reseller resmi yang memiliki sertifikasi.
Untuk memastikan keamanan aset, investor harus memahami "cara cek keaslian emas batangan" melalui aplikasi CertiEye. Setiap produk Antam terbaru sudah dilengkapi dengan fitur pengaman CertiCode yang dapat dipindai langsung melalui smartphone untuk memverifikasi keaslian produk dan kemurniannya yang mencapai 99,99 persen.
- Pastikan segel kemasan CertiCard dalam kondisi utuh dan tidak rusak.
- Verifikasi nomor seri yang tertera pada badan emas dengan sertifikat fisik.
- Gunakan sinar UV untuk melihat tanda air khusus pada sertifikat versi lama.
Hingga sore ini, harga buyback atau harga jual kembali oleh Antam juga dilaporkan tetap di posisi Rp1.720.000 per gram. Selisih antara harga jual dan harga beli ini merupakan biaya transaksi yang perlu diperhitungkan oleh para investor jangka pendek.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·