Jakarta (ANTARA) - Masyarakat menyerbu festival kuliner malam yang diselenggarakan Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) di kawasan Pecinan Glodok, Tamansari, Sabtu malam.
Pantauan ANTARA di lokasi pada pukul 22.00 WIB, tenan-tenan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mayoritas menjual berbagai jenis kuliner.
Selain itu, acara utama yang menyuguhkan penampilan dari Abang None Jakarta Barat serta grup-grup musik dan mata acara bernuansa budaya lokal juga menambah semarak festival di salah satu pusat wisata di ibu kota itu.
Baca juga: Belasan UMKM binaan Pemkot Jakbar ikuti Festival Cap Go Meh di Glodok
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengatakan bahwa UMKM adalah salah satu tiang utama perekonomian rakyat yang mesti didukung dan dipastikan keberlanjutannya, termasuk melalui bazar UMKM.
"Kita ingin menghidupkan bagaimana UMKM ini sebagai eksistensi dari soko guru perekonomian. Kita angkat dan kita tingkatkan mereka agar naik kelas. Tentu nanti dengan pembinaan selanjutnya," kata Iin di lokasi, Sabtu malam.
Menurut Iin, Bazar UMKM di kawasan Pecinan Glodok akan terus berjalan, mengingat antusias masyarakat yang tinggi terhadap kegiatan tersebut.
"Kegiatan ini tidak hanya berhenti di malam ini. Kami akan sustainable goals-nya adalah akan mengangkat kearifan lokal, baik dari sisi budaya, sisi UMKM, dan sisi yang lainnya," ujar Iin.
Lebih lanjut, Iin berujar, pihaknya juga berencana meramaikan kawasan Pecinan Glodok dengan kegiatan-kegiatan lain, selain Bazar UMKM agar kawasan ini semakin dikenal.
"Anak-anak kita yang memiliki talenta, anak-anak kita yang memiliki kompetensi untuk bisa tampil di sini. Tempat ini untuk atraksi, aktivasi warga kita. Baik anak-anak, remaja atau kelompok-kelompok seni budaya, kita bisa tampil di sini," pungkas Iin.
Antusiasme terhadap kegiatan tersebut disampaikan oleh sejumlah masyarakat yang hadir. Salah satunya adalah Yuyun, warga Kelurahan Keagungan Tamansari.
Menurutnya, kegiatan bazar ini berdampak langsung bagi UMKM yang terlibat menjajakan dagangan. "Di sini kan pedagang UMKM jadi bisa berjualan, dagangan mereka jadi pada laku," kata Yuyun.
Baca juga: 56 UMKM di Jakbar ikuti pelatihan komoditi makanan
Baca juga: 53 UMKM binaan Jakbar ikut pelatihan untuk menembus pasar ritel modern
Yuyun mengaku hampir setiap minggu ke Pecinan Glodok bersama keluarga untuk wisata kuliner. Salah satu makanan favoritnya, yakni soto Bang Kumis.
"Di sini juga banyak makanan lain, jadi ngajak anak-anak juga pada senang. Tadi udah nyobain gudeg, sama anak-anak ini pada jajan," tuturnya.
Sementara salah satu pelaku UMKM penjual dimsum, Febi menyambut baik festival kuliner malam tersebut.
Sebagai pelaku UMKM, Febi mengatakan bahwa kegiatan ini bisa menjadi ajang promosi dagangan dimsum mentai yang baru dilakoninya selama kurang lebih satu tahun ini.
"Menurut aku menguntungkan UMKM untuk lebih mengeksplor brand-nya keluar. Jadi, masyarakat juga tahu kalau ada brand ini dan kita jualan di sini. Jadi kayak masyarakat mencicipi cita rasa dari kita sih," imbuhnya.
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·