Fajar/Joaquin Samakan Kedudukan Indonesia Lawan Thailand di Thomas Cup 2026

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Ganda putra Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin berhasil menyamakan kedudukan tim Indonesia menjadi 2-2 setelah menumbangkan wakil Thailand pada partai keempat laga kedua grup Thomas Cup 2026, Senin (27/4/2026). Kemenangan dramatis ini diraih melalui skor ketat 25-23 pada gim penentu di tengah tekanan ketertinggalan poin tim nasional.

Keberhasilan pasangan baru ini menjadi krusial mengingat Indonesia sempat berada di ambang kekalahan saat tertinggal 1-2 dalam format best-of-five. Fajar/Joaquin menunjukkan ketangguhan mental dengan menggagalkan dua kali match point lawan setelah tertinggal 20-21 dan 21-22 sebelum akhirnya mengunci kemenangan.

"Syukur alhamdulillah bisa mengambil poin dari lawan, menyamakan kedudukan. Partai yang sangat ramai, seru dan juga luar biasa rasanya bisa berpasangan dengan Joaquin. Ini strategi pelatih dan kami bersyukur bisa menjalankan tugas dengan baik." kata Fajar Alfian, pemain ganda putra Indonesia.

Pengalaman menghadapi Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul ternyata menyisakan memori tersendiri bagi Fajar. Mantan pasangan Muhammad Rian Ardianto ini mengaku sempat teringat catatan pertemuan sebelumnya yang terjadi di ajang serupa, sebagaimana dilansir dari rilis resmi PBSI.

"Saya sempat terlintas kekalahan dari pasangan Thailand ini saat masih berpasangan dengan Rian, itu terjadi di Piala Thomas juga," tutur Fajar Alfian.

Ketegangan sempat menyelimuti awal pertandingan karena tuntutan untuk menang demi memperpanjang napas tim Indonesia. Fajar menjelaskan bahwa adaptasi permainan sempat terkendala pada gim pertama sebelum komunikasi mereka membaik di gim berikutnya.

"Masuk lapangan sempat tegang juga karena tim tertinggal 1-2. Tapi bagaimana kami mencoba rileks, mencoba enjoy di dalam lapangan. Di gim pertama masih adaptasi, masih belum klop permainannya tapi di gim kedua kami mencoba komunikasi dengan baik dan akhirnya bisa menerapkan strategi yang diinginkan," ucap Fajar Alfian.

Nikolaus Joaquin turut menyoroti dinamika gim ketiga yang berlangsung sengit. Meski sempat unggul jauh 18-12, ganda Thailand mampu mengejar ketertinggalan hingga terjadi kejar-mengejar poin di masa kritis.

"Tadi kami di gim ketiga sudah memimpin jauh dan saya rasa sudah cukup fokus, tidak ingin terkejar poinnya. Namun lawan bermain sangat all out, tidak mau menyerah." ujar Nikolaus Joaquin.

Fokus para pemain juga sempat diuji oleh keputusan wasit terkait servis selama pertandingan berlangsung. Joaquin menyebut adanya beberapa gangguan teknis yang memaksa mereka untuk tetap berkonsentrasi pada raihan poin demi poin.

"Beberapa kali juga, mungkin total 6 kali di-fault servis saya dan a' Fajar. Cukup mengganggu tapi kami coba tidak memikirkan itu, fokus cari satu poin demi satu poin lagi," kata Nikolaus Joaquin.