Chelsea Ancam Sanksi Alejandro Garnacho Usai Hapus Konten Klub di TikTok

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Winger Chelsea Alejandro Garnacho dilaporkan terancam sanksi disiplin setelah menghapus seluruh video yang berkaitan dengan klub asal London tersebut di akun TikTok pribadinya pada Selasa (14/4/2026). Aktivitas media sosial pemain berusia 21 tahun ini memicu spekulasi mengenai masa depannya di Stamford Bridge.

Dilansir dari Detik Sport, Garnacho tidak hanya menghapus konten mengenai Chelsea, tetapi juga mengunggah kembali dua video dari Manchester United. Video tersebut berisi pesan bahwa mantan klubnya itu merindukan kehadiran sang pemain di Old Trafford.

Langkah kontroversial ini dilakukan setelah Garnacho melakukan wawancara yang menyatakan penyesalan karena telah meninggalkan Manchester United. Pemain asal Argentina tersebut mengaku sedih harus berpisah dengan Setan Merah, klub yang telah membina kariernya sejak usia muda di Spanyol.

Pihak manajemen Chelsea mempertimbangkan sanksi tegas karena tindakan ini dinilai merugikan citra klub. Sebelumnya, Enzo Fernandez pernah dijatuhi hukuman berupa larangan bertanding dalam dua laga karena memberikan pernyataan yang menyinggung Real Madrid dalam sebuah wawancara.

Alejandro Garnacho baru bergabung dengan Chelsea pada bursa transfer musim panas tahun lalu dengan nilai transfer mencapai 40 juta paun. Namun, performanya dinilai belum maksimal karena kesulitan menembus posisi reguler di bawah asuhan pelatih baru.

Hingga pertengahan April 2026, Garnacho mencatatkan 8 gol dan 4 assist dari total 38 penampilan di semua kompetisi. Menurunnya menit bermain pemain muda ini dipicu oleh persaingan ketat dengan Pedro Neto yang lebih sering menjadi pilihan utama di posisi sayap.

Situasi Garnacho semakin sulit sejak pergantian tahun setelah Chelsea menunjuk Liam Rosenior sebagai manajer menggantikan Enzo Maresca. Di bawah kepemimpinan Rosenior, Garnacho lebih sering menghabiskan waktu di bangku cadangan daripada bermain di lapangan hijau.