BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi di Samudra Hindia dan Pasifik

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini mengenai potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia yang berlaku mulai Rabu, 15 April 2026 pukul 07.00 WIB hingga Sabtu, 18 April 2026 pukul 07.00 WIB.

Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter akibat dinamika pola angin signifikan di wilayah utara dan selatan Indonesia. Berdasarkan laporan maritim yang dilansir dari Kompas, kondisi ini dipicu oleh pergerakan angin di bagian utara dengan kecepatan 5 hingga 30 knot.

Sementara itu, wilayah selatan Indonesia mencatat pergerakan angin dari arah timur hingga tenggara menuju barat daya dengan kecepatan antara 10 sampai 20 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat serta Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua.

Wilayah yang masuk dalam kategori waspada gelombang 1,25-2,5 meter meliputi sepanjang Samudra Hindia dari barat Aceh, Kepulauan Nias, Mentawai, Bengkulu, Lampung, hingga selatan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Selain itu, Laut Sulawesi bagian timur dan perairan utara Papua juga terdampak kondisi serupa.

Peningkatan tinggi gelombang ini dilaporkan membawa risiko besar terhadap keselamatan transportasi laut, terutama bagi perahu nelayan kecil. BMKG menekankan kewaspadaan ekstra jika kecepatan angin telah menyentuh 15 knot dengan ketinggian gelombang melampaui 1,25 meter.

Risiko serupa juga mengancam operasional kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang berada pada level 1,5 meter. Pelaku pelayaran diminta untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca maritim melalui saluran resmi sebelum memutuskan untuk beraktivitas di laut.