BKN Tegaskan Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Badan Kepegawaian Negara atau BKN menegaskan bahwa pemerintah belum membuka pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS untuk tahun anggaran 2026 hingga pertengahan Juni 2026. Langkah tegas ini diambil oleh otoritas kepegawaian negara demi merespons maraknya sebaran informasi palsu serta tautan tiruan ilegal yang beredar luas di berbagai platform media sosial belakangan ini. Berdasarkan laporan Detikcom, sejumlah unggahan di media sosial mengklaim proses pendaftaran telah dimulai dengan menyertakan tautan yang disebut sebagai link resmi, sehingga memicu kebingungan di kalangan calon pelamar.

Kabar bohong tersebut juga memuat infografik palsu terkait pembukaan seleksi CPNS di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan atau Kemenimipas periode 2026 untuk lulusan SMA hingga perguruan tinggi dengan syarat usia 18 sampai 45 tahun.

Terkait hal itu, Kemenimipas melalui laporan Kompas.com sebenarnya telah menyatakan sejak 18 Februari 2026 bahwa belum ada pembukaan seleksi pegawai baru di lingkungan internal kementerian tersebut. Pihak BKN memastikan seluruh poster rekrutmen yang beredar tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan karena mencantumkan tautan pendaftaran tiruan di luar domain resmi milik pemerintah.

Modus penipuan berbentuk phishing ini sengaja dirancang oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mencuri data sensitif masyarakat seperti NIK, nomor KK, kata sandi, data rekening bank, hingga kode OTP. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bersama pemerintah daerah saat ini masih dalam tahapan memetakan kebutuhan formasi pegawai secara nasional.

Menteri PANRB Rini Widyantini sebelumnya menyampaikan bahwa jajarannya sedang mempersiapkan kebutuhan formasi ASN untuk tahun anggaran 2026 melalui pengumpulan usulan dari kementerian, lembaga, dan pemda. Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, mengingatkan publik agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak sembarangan mengeklik tautan yang tidak jelas keabsahannya. "BKN mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital dan berperan aktif menghentikan penyebaran hoaks, khususnya terkait informasi seleksi ASN.

Jangan sampai keinginan menjadi ASN justru dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Selalu cek sumber informasi sebelum percaya dan membagikannya." kata Wisudo Putro Nugroho, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN.

Seluruh perkembangan informasi resmi mengenai seleksi CASN 2026 nantinya hanya akan diumumkan melalui portal SSCASN serta akun Instagram resmi @bkngoidofficial dan @kemenpanrb.