Klub raksasa Spanyol Barcelona dilaporkan tengah menyusun rencana untuk mendatangkan gelandang kreatif asal Prancis, Rayan Cherki, dari Manchester City guna membangun era baru di Camp Nou.
Langkah transfer strategis tersebut berpotensi menciptakan lini serang baru yang mematikan bersama bintang muda Lamine Yamal, sebagaimana dilansir oleh Goal.com pada Senin, 15 Juni 2026.
Mantan bek tim nasional Prancis, Frank Leboeuf, menilai karakter permainan teknik tinggi milik Cherki akan sangat menghibur para pendukung klub asal Katalunya tersebut di bawah skema permainan Barcelona.
Leboeuf menyamakan potensi daya pikat pemain berusia 22 tahun itu dengan para legenda dunia yang pernah membela Blaugrana terdahulu, seperti Diego Maradona, Ronaldinho, dan Lionel Messi.
"Yeah. But Barcelona has some financial problems. It’s insane.
They promise stuff and you see names. You say, ‘how come they could have gotten [Robert] Lewandowski and so many others?’ And you say, ‘I thought they didn't have money’.
If you don't have money, I don't have money, we cannot buy anything. But they can. So good for them." kata Frank Leboeuf, mantan pemain timnas Prancis.
Leboeuf menambahkan bahwa skema permainan Barcelona akan menjadi sangat luar biasa jika Cherki ditempatkan di posisi nomor 10 dan dikelilingi oleh para pemain berbakat lainnya.
"In a system that Barcelona plays, if they have Rayan Cherki on top of Lamine Yamal, Raphinha, maybe a striker, and behind [Frenkie] de Jong and Pedri, that's insane. That's absolutely insane." ujar Frank Leboeuf, mantan pemain timnas Prancis.
Leboeuf kemudian membandingkan potensi kedalaman lini serang Barcelona tersebut dengan komposisi skuad yang dimiliki oleh raksasa Prancis, Paris Saint-Germain.
"That's what we have with Paris Saint-Germain, kind of, with [Joao] Neves, Vitinha, [Ousmane] Dembele, [Desire] Doue, [Bradley] Barcola, [Khvicha] Kvaratskhelia. There's a crazy number of those players who can play together with all the talent that they have. But if Cherki can be in the middle, as a number 10, surrounded by those players, insane." kata Frank Leboeuf, mantan pemain timnas Prancis.
Meskipun Barcelona kerap menghadapi kendala finansial, juara bertahan Liga Spanyol tersebut terbukti tetap mampu mendatangkan pemain bintang seperti Anthony Gordon pada bursa transfer musim panas 2026.
Di sisi lain, terdapat pula komentar eksternal mengenai esensi persaingan kompetisi sepak bola di benua Afrika yang diutarakan oleh tokoh politik.
"I think Senegal will win," kata Othmane Sonoko, mantan perdana menteri dan ketua parlemen Senegal.
Sonoko memberikan pandangan lanjutan mengenai esensi persaingan antar tim sepak bola di benua tersebut.
"but in any case, whichever team wins, it is Africa that will have beaten Africa." ujar Othmane Sonoko, mantan perdana menteri dan ketua parlemen Senegal.
Sementara itu, pandangan kritis mengenai aspek keberanian dalam permainan sepak bola juga sempat diutarakan oleh perwakilan klub asal Inggris.
"You will do away with all the courage and pluck of the game," kata Francis Maule Campbell, perwakilan Blackheath Football Club.
Campbell menyatakan argumennya mengenai perbandingan kualitas permainan timnya dengan membawa pemain dari Prancis.
"and I will be bound to bring over a lot of Frenchmen who would beat you with a week’s practise." ujar Francis Maule Campbell, perwakilan Blackheath Football Club.
Saat ini Cherki masih terikat kontrak selama empat tahun di Manchester City setelah membantu klub meraih trofi Piala FA dan Piala Liga pada musim terakhir kepemimpinan Pep Guardiola yang memutuskan mundur setelah 10 tahun melatih di Etihad Stadium.
Manchester City diprediksi akan mencoba menguangkan Cherki sebelum kontraknya habis demi mendapatkan dana segar, dan momentum pelepasan ini dapat dimanfaatkan Barcelona jika sang pemain mempertahankan performa impresifnya hingga musim 2026-2027 dimulai.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·