Industri televisi berbasis internet atau IPTV kini menghadapi tantangan besar seiring melonjaknya popularitas layanan streaming digital di masyarakat global. Platform penyedia layanan penyiaran, Apollo Group TV, secara resmi menerbitkan imbauan publik pada Senin (22/6) guna menyikapi maraknya situs web palsu yang meniru identitas merek mereka.
Langkah ini diambil menyusul peningkatan signifikan pada aktivitas pencarian layanan streaming premium yang memicu kemunculan pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Para aktor tidak sah tersebut memanfaatkan popularitas merek mapan untuk mengelabui konsumen yang mencari alternatif hiburan pengganti televisi kabel konvensional.
Pertumbuhan sektor penyiaran internet ini didorong oleh perluasan infrastruktur pita lebar dan jaringan 5G di berbagai negara. Fenomena tersebut mengubah pola konsumsi hiburan rumah tangga secara drastis, terutama dengan penurunan jumlah pelanggan televisi kabel secara konsisten dalam delapan tahun terakhir akibat tingginya minat pada fleksibilitas biaya.
Perwakilan dari Apollo Group TV mengungkapkan adanya lonjakan aduan dari pelanggan yang terjebak oleh situs pihak ketiga dengan tampilan visual dan tata letak harga yang serupa. Konsumen diimbau untuk lebih teliti dalam memastikan keaslian platform sebelum melakukan transaksi demi menghindari kerugian finansial dari penyedia yang tidak resmi.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·