Istanbul (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares mengatakan bahwa warga negara Spanyol yang sempat ditahan Israel di tengah misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza, akan dideportasi melalui Turki pada Kamis.
"Konsul Spanyol di Israel baru saja memberi tahu kami bahwa mereka tampaknya sudah dipindahkan ke Bandara Ramon, bersama dengan aktivis lainnya untuk dideportasi… melalui Turki," kata Albares kepada stasiun televisi La Hora de La 1.
Namun, ia mencatat bahwa hal itu belum dikonfirmasi secara resmi.
"Itulah yang sudah dibahas di antara para konsul dan berdasarkan pengamatan lapangan,” ujar Albares.
Armada bantuan kemanusiaan Global Sumud mengatakan pada Selasa (19/5) bahwa seluruh 50 kapal dalam konvoinya telah dicegat oleh pasukan Israel.
Armada kapal yang membawa 428 orang dari 44 negara itu berangkat pekan lalu dari Distrik Marmaris di Turki dalam upaya terbaru untuk menembus blokade ilegal Israel yang diberlakukan di Jalur Gaza sejak 2007.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Otoritas Zionis Israel permalukan aktivis flotilla Gaza, dunia murka
Baca juga: Adalah: Semua aktivis Global Sumud flotilla dibebaskan oleh Israel
Penerjemah: Yashinta Difa
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·