Ajax Resmi Kontrak Striker Muda Charly van Oosterhout hingga 2029

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Klub sepak bola Ajax Amsterdam resmi menyepakati kontrak profesional pertama dengan penyerang muda berbakat Charly van Oosterhout pada Jumat, 19 Juni 2026. Striker berusia 16 tahun tersebut menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun yang mengikatnya di Amsterdam hingga 30 Juni 2029 mendatang.

Pemain kelahiran Purmerend pada 18 Januari 2010 ini bergabung ke akademi Ajax pada musim panas 2025 setelah direkrut dari tim muda AZ Alkmaar. Selama membela tim Ajax Onder 16 (U-16) pada musim lalu, Van Oosterhout tampil impresif dengan mencetak 18 gol dari 23 pertandingan yang dijalani.

Direktur Sepak Bola Ajax Marijn Beuker memberikan apresiasi tinggi atas performa menjanjikan yang ditunjukkan oleh sang penyerang sepanjang musim debutnya. Manajemen klub menaruh harapan besar pada perkembangan karier jangka panjang sang pemain di Amsterdam.

"Charly speelt sinds afgelopen zomer in onze jeugdopleiding en heeft een sterk debuutseizoen achter de rug. Hij is een doelgerichte spits die ook als aanvallende middenvelder uit de voeten kan. Hij is technisch vaardig, bewaart goed het overzicht in en rond het strafschopgebied en leeft voor het maken van doelpunten." kata Marijn Beuker, Direktur Sepak Bola Ajax.

Manajemen klub meyakini bahwa penyerang muda ini memiliki potensi besar untuk menembus skuat utama dalam beberapa tahun ke depan.

"Wij zijn ervan overtuigd dat Charly zich de komende jaren verder kan ontwikkelen en hebben er vertrouwen in dat hij binnen Ajax mooie stappen zal zetten." lanjut Marijn Beuker, Direktur Sepak Bola Ajax.

Langkah Ajax mengamankan tanda tangan Van Oosterhout menjadi bagian dari akselerasi kontrak pemain muda yang masif dilakukan klub dalam beberapa hari terakhir, seperti Giovanni van der Wijst, Mohammed Tatuh, dan Sesynijo Tilborg.

"Dit is zeker een jongensdroom. Het is heel mooi dat het nu eindelijk gebeurt" ujar Charly van Oosterhout, Penyerang Ajax.

Van Oosterhout mengakui bahwa masa transisinya dari AZ menuju Ajax memerlukan proses adaptasi yang cukup menantang di awal musim.

"Aan het begin van het seizoen was dit het doel dat ik aan het einde wilde bereiken. Het was wel even wennen in het begin. Van AZ naar Ajax was best een stap.

Dat wennen ging wel goed. Je kijkt gewoon hoe de jongens zijn en of ik in de groep pas. Dat ging vanzelf." tutur Charly van Oosterhout, Penyerang Ajax.

Meskipun sempat didera cedera pada musim lalu, pemain yang mencetak 18 gol tersebut berhasil bangkit dan menemukan performa terbaiknya di lini depan.

"In de afgelopen maanden is het goed gegaan en hopelijk kan ik dat komend seizoen volhouden" jelas Charly van Oosterhout, Penyerang Ajax.

Ia juga memaparkan karakteristik permainannya di lapangan sepak bola, terutama setelah mengalami pergeseran posisi bermain dari gelandang menjadi penyerang murni.

"Ick ben heel doelgericht. Voorheen speelde ik op "tien", maar de laatste twee jaar heb ik in de spits gespeeld. Ik heb een neusje voor de goal en maak veel doelpunten." tambah Charly van Oosterhout, Penyerang Ajax.

Sebagai juru gedor, Van Oosterhout menjelaskan bahwa ia terus berupaya meningkatkan kemampuan fisik dan efisiensi sentuhan bolanya saat bertanding.

"Ick ben sterker aan de bal geworden. Ik dribbel niet heel veel en maak niet heel veel acties. Ik denk dat ik er goed mee bezig ben. Ook op trainingen gaat het steeds beter om het in de wedstrijden uit te voeren." kata Charly van Oosterhout, Penyerang Ajax.

Dalam mengembangkan kemampuannya sebagai striker modern, pemain belia Belanda ini mengaku banyak mempelajari gaya bermain penyerang Manchester City, Erling Haaland.

"Het positie kiezen voor de goal. Waar de bal heen gaat, is hij. Hij weet ook altijd te scoren. Het is slim kijken hoe je uit een voorzet kunt scoren." pungkas Charly van Oosterhout, Penyerang Ajax.